KONSULTASI KESEHATAN: Penanganan dan Pencegahan Muntaber Agar Tidak Menjadi Berat dan dirawat

Dok, Anak, saya mengalami muntaber diare dan muntah berkali kali sehingga harus dirawat karena menurut dokter anak saya mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan. Bagaimana cara pengobatan dan pencegahannya agar kejadian tersebut tidak terulang lagi ?

Gangguan muntaber atau Gastroenteritis Akut pada umumnya disebabkan karena infeksi rotavirus. Ganggguan ini sering terjadi pada anak di bawah 5 tahun. Penaanganan muntaber atau Gastroenteritis Akut karena rotavirus

  • Tidak ada obat yang spesifik diberikan untuk infeksi rotavirus. Mencegah terjadinya dehidrasi merupakan penanganan yang paling utama. Antibiotika tidak diberikan secara rutin pada diare akut, meskipun dicurigai adanya bakteri sebagai penyebab keadaan tersebut, karena sebagian besar kasus diare akut merupakan self limiting. Pemberian antibiotika yang tidak tepat akan memperpanjang keadaan diare akibat disregulasi mikroflora usus.
  • Pemberian zinc atau probiotik bisa mengurangi gangguan lama dan frekuensi diare yang terjadi
  • Dehidrasi ringan pada anak-anak dapat ditangani di rumah dengan cara memperbanyak asupan cairan, termasuk cairan rehidrasi oral. Penderita yang dapat dirawat di rumah juga dianjurkan untuk tetap berada di rumah hingga kesehatannya pulih, agar tidak menularkan ke teman sepermainannya.
  • Anak-anak dengan diare ringan sebaiknya tetap mengonsumsi makanan secara normal. Hindari jus buah dan minuman ringan agar diare tidak memburuk. Jangan berhenti menyusui bayi di bawah tiga tahun karena ASI dapat membantu mencegah diare menjadi makin parah. Jika anak mengonsumsi susu formula, tidak usah mengencerkan susu formula tersebut. Berikan juga cairan dehidrasi oral yang disarankan oleh dokter.
  • Berikan makanan dan cairan dalam jumlah kecil dengan frekuensi lebih banyak kepada anak yang mengalami muntah-muntah. Makanan yang lembut dan tawar seperti biskuit saltine (biskuit cracker asin) serta roti dapat menenangkan sistem pencernaan anak yang berusia di atas tiga tahun. Hindari makanan dengan kandungan tinggi susu, gula, dan lemak. Anak penderita diare akut membutuhkan mineral yang tidak terdapat pada air minum atau cairan biasa. Sebaiknya konsultasikan kepada dokter sebelum memutuskan untuk memberikan cairan rehidrasi oral, obat-obatan, atau metode pengobatan lain.
  • Memuasakan anak yang menderita diare akut hanya akan memperpanjang durasi diarenya. Air susu ibu harus diteruskan pemberiannya. Pada bayi yang telah mendapat susu formula, susu formula bebas laktosa hanya diberikan kepada bayi yang mengalami dehidrasi berat dan bayi yang secara klinis memperlihatkan intoleransi laktosa berat dan diarenya bertambah pada saat diberikan susu. Susu tersebut dapat diberikan selama 1 minggu. Intoleransi laktosa umumnya bersifat sementara akibat adanya kerusakkan mukosa usus. Aktivitas laktase akan kembali normal begitu epitel mukosa usus mengalami regenerasi. Gejala intoleransi laktosa mencakup diare cair profus, kembung, sering flatus, sakit perut, kemerahan di sekitar anus dan tinja berbau asam.
  • Pastikan popok anak selalu dalam keadaan bersih dan anak mengenakan baju yang nyaman. Gunakan kain basah yang hangat berikut krim pencegah ruam selama proses mengganti popok. Sesekali gunakan air mengalir agar dapat membersihkan area yang sulit dijangkau. Dampingi anak sebisa mungkin agar memperoleh waktu istirahat semaksimal mungkin.

Pencegahan

  • Frekuensi dan kebiasaan mencuci tangan tiap saat tidak sepenuhnya menjamin berkurangnya penyebaran rotavirus. Vaksinasi adalah upaya pencegahan efektif dalam melawan infeksi rotavirus. Saat ini tersedia dua buah jenis vaksin rotavirus di Indonesia. Salah satunya diberikan dalam tiga dosis pada saat anak berusia dua bulan, empat bulan, dan enam bulan. Jenis yang lain diberikan dalam dua dosis saat anak berusia dua bulan dan empat bulan.
  • Efek samping umum setelah pemberian vaksin rotavirus adalah nyeri pada bagian perut, muntah, dan diare. Konsultasi kepada dokter mengenai metode penanganan infeksi rotavirus sangat disarankan. Segera hubungi dokter jika terdapat darah pada tempat duduk anak atau kelainan lain pada saat buang air besar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s