Tanda Gejala Hidrokel dan Faktor Risikonya

Hidrokel merupakan sekumpulan cairan di dalam skrotum pria — yang pada dasarnya adalah cadangan cairan di sekitar salah satu atau kedua testis. Gangguan ini merupakan kondisi yang cukup umum, dan dialami oleh sekitar 1 hingga 2% dari anak laki-laki. Di sebagian besar kasus, hidrokel tidak menyebabkan munculnya gejala dan cenderung hilang dengan sendirinya, tanpa diberi pengobatan. Hidrokel yang membandel biasanya harus diatasi dengan operasi, walaupun Anda juga bisa menggunakan beberapa pengobatan rumah.

Hidrokel adalah terkumpulnya cairan di sekeliling testis (buah zakar) di dalam skrotum, yang umumnya tidak sakit dan tidak berbahaya. Hidrokel umumnya terjadi pada bayi yang baru lahir. Kasus hidrokel pada wanita memang ada, namun sangatlah jarang. Kantung cairan ini bisa membuat skrotum (kantung buah zakar) membengkak dan menimbulkan rasa tidak nyaman.

Testis atau buah zakar adalah bagian dari sistem reproduksi pria yang bertugas menghasilkan sperma dan hormon testosteron. Sepasang testis ini menggantung dibawah penis dalam dua lapis kantung yang disebut prosesus vaginalis dan skrotum. Hidrokel umumnya terbentuk di dalam prosesus vaginalis. Pria dewasa penderita hidrokel biasanya merasa tak nyaman karena membengkaknya ukuran skrotum, dan bobotnya juga semakin berat.wp-1482726140251.jpg

Tanda dan Gejala Hidrokel

  • Pada banyak kasus, tidak ada gejala-gejala khusus yang menandakan munculnya hidrokel. Namun, kadang ada pula yang merasakan sensasi nyeri, kulit skrotum kemerahan, dan juga terasa penekanan pada bagian pangkal penis. Umumnya rasa sakit terasa ketika ukuran skrotum bertambah besar. Ukuran pembengkakan bisa berubah-ubah dalam sehari. Pada bayi, biasanya pembengkakan hidrokel akan hilang dengan sendirinya.

Faktor risiko terjadinya hidrokel meningkat pada :

  • Bayi terutama yang lahir prematur.  Kelahiran bayi dengan hidrokel adalah satu hingga dua bayi diantara 100 kelahiran.
  • Pria dewasa diatas usia 40 tahun. Risiko ini dipengaruhi oleh trauma pada skrotum dan infeksi termasuk penyakit menular seksual.

Tanda bahaya harus berkonsultasi dengan dokter jika:

  • Rasa nyeri atau pembengkakan yang tiba-tiba muncul pada skrotum, setelah terjadi trauma pada skrotum.
  • Skrotum tampak mengalami pembengkakan. Temui dokter, untuk memastikan apakah pembengkakan yang terjadi tergolong hidrokel atau yang lainnya.
  • Pada bayi, saat hidrokel tak juga menghilang juga setelah setahun membengkak.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s