Tanda dan Gejala Depresi Pada Anak

image

Kecemasan dapat muncul pada situasi tertentu seperti berbicara didepan umum, tekanan pekerjaan yang tinggi, menghadapi situasi tertentu. Situasi-situasi tersebut dapat memicu munculnya kecemasan bahkan rasa takut. Gangguan kecemasan muncul bila rasa cemas tersebut terus berlangsung lama, terjadi perubahan perilaku, atau terjadinya perubahan metabolisme tubuh.

Gangguan kecemasan diperkirakan mengidap 1 dari 10 orang. Menurut data National Institute of Mental Health (2005) di Amerika Serikat terdapat 40 juta orang mengalami gangguan kecemasan pada usia 18 tahun sampai pada usia lanjut.

Secara fisik beberapa gejala kecemasan ditandai dengan ketegangan pada otot (mudah pegal), berkeringat, sesak nafas atau tarikan nafas pendek, mudah merasa pusing, dan dada sering sesak. Pada abad 19, kecemasan dianggap sebagi bentuk dari kerusakan atau gangguan dari pernafasan, Sigmund Freud mengidentifikasi kecemasan sebagai bentuk neurosis. Freud meyakini kemunculan rasa cemas diakibatkan sifat instinktif atau dorongan seksual pada individu tidak tersalurkan secara tepat. Akibatnya, kecemasan timbul sebagai bentuk pertahanan diri untuk merepresi dorongan-dorongan tersebut. Bila tahap represi ini tidak tepat memunculkan gangguan neurosis kecemasan.

Tanda Umum Kecemasan

Setiap orang mempunyai reaksi yang berbeda terhadap stres tergantung pada kondisi masing-masing individu, beberapa simtom yang muncul tidaklah sama. Kadang beberapa diantara simtom tersebut tidak berpengaruh berat pada beberapa individu, lainnya sangat mengganggu.

1. Berdebar diiringi dengan detak jantung yang cepat. Kecemasan memicu otak untuk memproduksi adrenalin secara berlebihan pada pembuluh darah yang menyebabkan detak jantung semakin cepat dan memunculkan rasa berdebar. Namun dalam beberapa kasus yang ditemukan individu yang mengalami gangguan kecemasan kontinum detak jantung semakin lambat dibandingkan pada orang normal.
2. Rasa sakit atau nyeri pada dada
Kecemasan meningkatkan tekanan otot pada rongga dada. Beberapa individu dapat merasakan rasa sakit atau nyeri pada dada, kondisi ini sering diartikan sebagai tanda serangan jantung yang sebenarnya adalah bukan. Hal ini kadang menimbulkan rasa panik yang justru memperburuk kondisi sebelumnya.
3. Rasa sesak napas. Ketika rasa cemas muncul, syaraf-syaraf impuls bereaksi berlebihan yang menimbulkan sensasi dan sesak pernafasan, tarikan nafas menjadi pendek seperti kesulitan bernafas karena kehilangan udara.
4. Berkeringat secara berlebihan
Selama kecemasan muncul terjadi kenaikan suhu tubuh yang tinggi. Keringat yang muncul disebabkan otak mempersiapkan perencanaan fight or flight terhadap stressor
6. Gangguan tidur
7. Tubuh gemetar. Gemetar adalah hal yang dapat dialami oleh orang-orang yang normal pada situasi yang menakutkan atau membuatnya gugup, akan tetapi pada individu yang mengalami gangguan kecemasan rasa takut dan gugup tersebut terekspresikan secara berlebihan, rasa gemetar pada kaki, atau lengan maupun pada bagian anggota tubuh yang lain.
8. Tangan atau anggota tubuh menjadi dingin dan bekeringat
9. Kecemasan depresi memunculkan ide dan keinginan untuk bunuh diri
10. Gangguan kesehatan seperti sering merasakan sakit kepala (migrain).
11. Anak yang menderita depresi biasanya terlihat sangat serius atau sakit. Tidak seperti anak-anak lain yang akan menangis dan kesal hanya ketika merasa frustrasi, anak yang menderita depresi melakukan hal-hal tersebut secara spontan dan tiba-tiba. Ia juga mengatakan hal-hal negatif tentang dirinya, dan melakukan berbagai tindakan destruktif.
12. Mereka umumnya memperlihatkan gejala fobia, gangguan kecemasan (anxiety disorder) terpisah, serta masalah tingkah laku. Selain itu, depresi psikologis juga bisa menyebabkan anak mengalami halusinasi.
13. Gangguan pola tidur sitandai dengan anak sering mengalami susah memulai  tidur dan terbangun, saat tidur kualitasnya tidak bagua seperri terbangun dan tidur bolak balik,  terbangun tengah malam atau terbangun pagi dalam keadaan letih
14. Perubahan pola makannya. Apakah anak tiba-tiba kehilangan nafsu makan, atau justru mendadak makan dalam porsi besar. Selain itu, Anda juga bisa mengamati perubahan berat badan yang tidak normal, yang terjadi dalam waktu singkat.
15. Sering memperlihatkan perubahan mood dan temperamen secara cepat. Sering marah dan merasa frustrasi karena hal-hal sepele. Anak menjawab dengan sigap ketika ditanya, atau justru tidak memerhatikan saat berbicara dengan orangtua. Apakah anak terlihat tertekan setiap saat?
16. Sering sakit, misalnya flu atau penyakit-penyakit ringan lainnya
17. Sering mengeluh sakit kepala atau kram otot dalam frekuensi di luar batas normal
18. Menjadi malas atau mengalami kesulitan dalam menyelesaikan tugas-tugasnya
19. Perubahanban sikap anak yang dulu selalu bersikap manis, kini bersikap sebaliknya
20. Perubahan emosinya yang ekstrim.
21. Anak tiba-tiba memperlihatkan sikap melankolis dan menciptakan dinding pemisah antara dirinya dengan orang tua
22. Anak menyakiti dirinya sendiri, misalnya dengan melukai tubuhnya.
23. Anak terlihat penuh kesedihan, kadang-kadang atau selalu menangis
Penurunan minat dalam berbagai kegiatan, atau ketidakmampuan untuk menikmati kegiatan favorit sebelumnya
24. Putus asa Bosan, lesu, lemah, kehilangan semangat
25. Mengabaikan penampilan pribadi
26. Menutup diri dari pergaulan
27. Perasaan harga diri rendah dan rasa bersalah
28. Reaksi berlebihan terhadap kegagalan atau penolakan
29. Tidak menunjukkan reaksi terhadap pujian atau hadiah
30. Mudah marah, tersinggung
31. Kesulitan dalam berinteraksi
32. Sering mengeluhkan penyakit fisik seperti sakit kepala dan sakit perut
33. Sering absen dari sekolah atau prestasinya menurun di sekolah
34. Kurang konsentrasi dalam melakukan aktifitas
35. Gangguan atau ada perubahan besar dalam pola makan dan/atau pola tidur
36. Ada keinginan untuk lari dari rumah
37. Ada pikiran atau ungkapan untuk melakukan bunuh diri atau perilaku yang merusak diri sendiri
38. Ada perubahan kepribadian

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s