Gejala dan Faktor Resiko Child Abuse

image

Child abuse dan neglect adalah semua bentuk perlakuan menyakitkan secara fisik ataupun emosional, penyalahgunaan seksual, pelalaian, eksploitasi komersial atau eksploitasi lain, yang mengakibatkan cedera/kerugian nyata ataupun potensial terhadap kesehatan anak, kelangsungan hidup anak, tumbuh kembang anak, atau martabat anak, dan dilakukan dalam konteks hubungan tanggung jawab, kepercayaan, atau kekuasaan. Komite Perlindungan Anak Indonesia melaporkan sepanjang tahun 2007 di Jakarta tercatat 365 kasus child abuse. Bentuk kekerasan yang terjadi berupa kekerasan fisik (136 kasus), kekerasan seksual (117 kasus), dan kekerasan mental dan psikologis (112). Pada kasus kecurigaan adanya child abuse harus diidentifikasi adanya faktor risiko. Faktor risiko tersebut dapat berasal dari orangtua, masyarakat/sosial, dan anak. Faktor risiko adalah faktor-faktor yang dapat berkontribusi untuk terjadinya suatu masalah atau kejadian. Variabel dalam faktor risiko secara bermakna mempunyai asosiasi dengan hasil akhir yang buruk.

Faktor risiko dari masyarakat/sosial, seperti:

– Tingkat kriminalitas yang tinggi
– Layanan sosial yang rendah
– Kemiskinan yang tinggi
– Tingkat pengangguran yang tinggi
– Adat istiadat mengenai pola asuh anak
– Pengaruh pergeseran budaya
– Stres para pengasuh
– Budaya memberikan hukuman badan kepada anak
– Pengaruh media massa
Faktor risiko dari orangtua:
– Riwayat orangtua dengan kekerasan fisik atau seksual pada masa kecil
– Orangtua remaja
– Imaturitas emosi
– Kepercayaan diri rendah
– Dukungan sosial rendah
– Keterasingan dari masyarakat
– Kemiskinan
– Kepadatan hunian (rumah tinggal)
– Mempunyai banyak anak balita
– Riwayat penggunaan zat obat-obatan terlarang narkotika-psikotropika-zat adiktif (NAPZA) atau alkohol
– Kurangnya dukungan sosial bagi keluarga
– Diketahui adanya riwayat child abuse dalam keluarga
– Kurangnya persiapan menghadapi stress saat kelahiran anak
– Kehamilannya disangkal
– Orangtua tunggal
– Masalah interaksi dengan masyarakat
– Kekerasan dalam rumah tangga
– Riwayat depresi dan masalah kesehatan mental lainnya (ansietas, skizoprenia, dll)
– Riwayat bunuh diri pada orangtua/keluarga
– Pola mendidik anak
– Nilai-nilai hidup yang dianut orangtua
– Kurangnya pengertian mengenai perkembangan anak
Faktor risiko anak:
– Prematuritas
– Berat badan lahir rendah
– Cacat
– Anak dengan gangguan tingkah laku/masalah emosi

Skrining adanya child abuse dan neglect secara umum pada anak akan ditemukan adanya:
– Adanya perubahan tingkah laku dan performa di sekolah
– Tidak mendapat perhatian dari orangtua terhadap masalah fisik dan kesehatannya
– Adanya gangguan belajar
– Gelisah dan cemas dalam perilaku sehari-hari
– Tidak adanya perhatian dari orang dewasa lainnya
– Sikapnya pasif, menarik diri
– Datang ke sekolah terlalu pagi dan terlambat untuk pulang ke rumah

Secara umum pada orangtua akan dijumpai:
– Kurangnya perhatian terhadap anak
– Menyalahkan anak terhadap masalah yang timbul baik di sekolah maupun di rumah
– Menyarankan guru untuk menghukum anak secara fisis bila anak mengalami masalah
– Menganggap anak selalu salah, buruk, dan bermasalah
– Tidak memberikan kebutuhan anak secara penuh, baik perhatian,kebutuhan fisik, dan emosi

Skrining physycal abuse (kekerasan fisis)
– Orangtua/pengasuh tidak melaporkan atau mengeluhkan trauma yang ada pada anak
– Orangtua yang tidak memberikan perhatian atau kepedulian yang sesuai dengan derajat beratnya trauma yang terjadi pada anak
– Orangtua/pengasuh tidak tahu atau tidak jelas dalam menceritakan riwayat terjadinya trauma
– Riwayat kecelakaan yang tidak cocok dengan jenis atau beratnya trauma
– Terdapat rentang waktu yang lama antara terjadinya trauma sampai dibawa ke petugas kesehatan
– Riwayat terjadinya trauma berubah-ubah atau berbeda, atau bertentangan apabila diceritakan kepada petugas kesehatan yang berbeda
– Riwayat terjadinya trauma yang tidak sesuai dengan kenyataan atau tidak masuk akal

Pemeriksaan fisis:
– Adanya jejas atau trauma pada lokasi tubuh yang tidak lazim
– Jejas multipel dengan berbagai stadium penyembuhan
– Jejas dengan konfigurasi yang mencurigakan

Skrining sexual abuse
Curiga apabila ditemukan lebih dari 1 indikator sebagai berikut :

– Adanya penyakit hubungan seksual, paling sering infeksi gonokokus
– Infeksi vaginal berulang pada anak < 12 tahun
– Rasa nyeri, perdarahan, atau keluar sekret dari vagina
– Ganggguan mengendalikan buang air besar (BAB) atau buang air kecil (BAK)
– Kehamilan pada usia remaja
– Cedera pada payudara, bokong, perut bagian bawah, paha, sekitar alat kelamin, atau dubur
– Pakaian dalam robek atau ada bercak darah pada pakaian dalam
– Ditemukan cairan semen di sekitar mulut, genitalia, anus, atau pakaian
– Nyeri bila BAB atau BAK
– Promiskuitas yang terlalu dini

Tanda dan gejala adanya neglect:
– Tingginya angka absensi sekolah
– Tindakan mencuri uang atau makanan
– Tidak terpenuhinya kebutuhan akan perawatan kesehatan, gigi, dan imunisasi
– Penampilan yang kotor dan bau
Tidak menggunakan pakaian yang memadai
– Mengkonsumsi alkohol dan obat obatan
– Tidak ada orang yang mengasuh/merawat anak di rumah

www.jurnalpediatri.com

Provided By JURNAL PEDIATRI ONLINE Address: Jl Matraman 30 Jakarta Pusat 10430 phone 021-29614252 – 08131592-2012 – 08131592-2013. “Children are the world’s most valuable resource and its best hope for the future”. We are guilty of many errors and many faults. But our worst crime is abandoning the children, neglecting the fountain of life. In 1,000 days Your Children, You can change the future

Information on this web site is provided for informational purposes only and is not a substitute for professional medical advice. You should not use the information on this web site for diagnosing or treating a medical or health condition. You should carefully read all product packaging. If you have or suspect you have a medical problem, promptly contact your professional healthcare provider

Copyright ©2016, Jurnal Pediatri Online, Information Education Networking. All rights reserved
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s