Diagnosis Masalah Nutrisi Pada Anak

Diagnosis Masalah Nutrisi Pada Anak

Diagnosis masalah nutrisi pada pasien adalah hasil pengkajian/evaluasi status nutrisi . Yaitu tentang bagaimana status gizi (seluruh fisik) pasien dan tentang status nutrien tertentu. Masalah nutrisi tersebut dapat berkaitan dengan gangguan proses pencernaan, metabolisme, dan ekskresi nutrien pada berbagai penyakit. Masalah tersebut mungkin saja telah terjadi sebelum pasien dirawat di rumah sakit atau dapat timbul pada saat pasien sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Masalah tersebut dapat terjadi karena kekurangan zat gizi, dimulai dari tingkat deplesi kemudian berlanjut menjadi nyata sebagai defisiensi. Sebaliknya dapat juga terjadi kelebihan masukan

zat gizi dari tingkat awal kelebihan sampai menjadi tingkat  keracunan (toksisitas).

Pengkajian status nutrisi di klinik berbeda dengan di masyarakat, karena meliputi 4 cara pengkajian yaitu pemeriksaan klinis, analisis diet, pemeriksaan antropometri, dan pemeriksaan laboratorium. Penentuan status gizi secara antropometris pada anakyang praktis adalah berdasarkan persentase berat badan (BB) aktual terhadap BB ideal (persentil-50 grafik tumbuh kembang) menurut tinggi badan (TB) saat pemeriksaan (Glodbloom, 2003).

Status gizi diklasifikasikan menurut Waterlow (1972) sebagai berikut:

  • Obesitas = 120%
  • Overweight = 110-120%
  • Gizi Baik = 90-110%
  • Gizi kurang = 70-90%
  • Gizi buruk <70%
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s