PEMERIKSAAN PENUNJANG PADA PENDERITA KEJANG DEMAM

Jurnal Pediatri “Peduli Kejang Demam”

Jurnal Pediatri

Penyebab kejang demam adalah gangguan ekstra cranial atau gangguan di luar isstem saraf pusat. Yang sering terjadi adalah infeksi yang menyebabkan demam.. Dalam beberapa  penelitian menunjukkan,  penyebab  demam pada kejang demam yang paling sering antara lain infeksi virus (tersering), otitis media, tonsilitis, ISK, gastroenteritis, infeksi paru2 (saluran napas bagian bawah), meningitis, dan pasca imunisasi.

Beberapa pemeriksaan lanjutan hanya diperlukan jika didapatkan karakteristik khusus pada anak.

Pungsi lumbar

Pungsi lumbar adalah pemeriksaan cairan serebrospinal (cairan yang ada di otak dan kanal tulang belakang) untuk meneliti kecurigaan meningitis. Pemeriksaan ini dilakukan setelah kejang demam pertama pada bayi

  • Memiliki tanda peradangan selaput otak (contoh : kaku leher)
  • Mengalami complex partial seizure
  • Kunjungan ke dokter dalam 48 jam sebelumnya (sudah sakit dalam 48 jam sebelumnya)
  • Kejang saat tiba di IGD (instalasi gawat darurat)
  • Keadaan post-ictal (pasca kejang) yang berkelanjutan. Mengantuk hingga sekitar 1 jam setelah kejang demam adalah normal.
  • Kejang pertama setelah usia…

Lihat pos aslinya 430 kata lagi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s